![]() |
| Militer Saudi dengan alutsita blok barat |
Pertempuran terus berkecamuk di wilayah perbatasan Yaman-Saudi. Bala pasukan pemberontak Syi'ah Houthi berusaha menembus garis perbatasan, namun berhasil dihalau oleh militer Arab Saudi dan koalisinya.
Jumlah tewas dari pihak Houthi berjatuhan, bahkan dilaporkan hingga mencapai 50 orang. Channel TV satelit Al-Ekhbariya memberikan laporan mengenai situasi lokasi pertempuran di dekat Wadi al-Moghaialah, Jazan.
"Sekitar 200 milisi musuh dengan persenjataannya menyerbu ke dekat perbatasan. Militer gabungan mendeteksi mereka dan terjadilah pertempuran selama empat jam, menewaskan lebih dari 50 milisi musuh (Houthi). Dua tentara dari pasukan gabungan gugur dan satu terluka selama pertempuran", kata reporter Khalid al-Janahi dikutip Arabnews.
Sementara brigadir Abdullah al-Juaid, seorang komandan pasukan gabungan yang berada di garis depan, menyatakan bahwa: "lembah ini penuh dengan mayat milisi musuh dan kami mengontrol sepenuhnya."
Awalnya para penyerbu Houthi dan sekutu menghujani wilayah al-Moghaialah dengan berbagai serangan senjata seperti roket Katyusha, mortir, artileri dan meriam tank. Serbuan ini diduga untuk merebut wilayah sehingga bisa menguatkan posisi "deterrent" menjelang pertemuan di Jenewa soal Yaman.
Tetapi serangan besar mereka berhasil dipukul militer Arab Saudi dengan telak. Publik dan media Saudi memuji keberhasilan militer dalam melindungi negerinya dari serbuan Syi'ah.
Di tempat lain di kota Taiz, Yaman, 2 anggota pejabat militer koalisi Arab disebutkan telah 'syahid' di kota itu. Satu kolonel Saudi dan satu lagi dari Uni Emirat Arab. Mereka adalah personel yang terlibat dalam operasi pembebasan kota dari pemberontak Syi'ah. (Arabnews)
sumber: http://www.risalah.tv/2015/12/militer-saudi-tewaskan-50-milisi-syiah.html


0 ulasan:
Catat Ulasan